PERJALANAN SUNYI SEPINGGAN LEMBUSWANA

Resensi

                    Merantau dalam kacamata pandangan agama dapat diartikan juga adalah hijrah. Hijrah disini adalah sebuah perjalanan kondisi yang sebelumnya kurang baik untuk mendapatkan kondisi yang lebih baik. Ariel Azriel Weizman adalah salah satu sosok laki-laki yang sangat kuat dalam menghadapi ujian dan cobaan selama sebelum hijrah tersebut. Kondisi ekonomi yang terpuruk, hutang menumpuk dan keluarga terkondisikan segalanya buruk, baik ekonomi ataupun rumah tangganya. Seorang sedang mendapatkan kesulitan seharusnyalah menginginkan akan mendapatkan sebuah bantuan yang tulus, dan suport dari orang terdekat nya. Tetapi hal tersebut tidak dirasakan dan dapatkan. Cacian, hinaan, dan cibiranlah yang ditamparkan, ditendangkan, dan dihantamkan ke tubuh kurusnya. Sedih, pedih dan mendidih, hal tersebut yang dialami nya. Hal tersebut tidak didapatkan oleh Ariel Azriel Weizman ini. Dengan langkah sempoy, pelan, menjinjing tas wanita milik ibunya. Akhirnya Ariel Azriel Weizman pejuang muda keluarga ini menelusuri jalan melewati laut seberang selat karimata dengan perjalanan sunyinya menuju Sepinggan menuju sampai Lembuswana.



Detail :

Judul : PERJALANAN SUNYI SEPINGGAN LEMBUSWANA
Penulis : Wisynu Aji Indro Asmoro
ISBN : 978-623-8277-50-6
Editor : Wisynu Aji Indro Asmoro
Ilustrator : Ricky Dwi Ramdani

Scroll to Top