RESENSI

        Suhu udara di DAS Mahakam memiliki trend atau kecenderungan meningkat, suhu udara rata-ratanya pada periode tahun 1982 – 2010 adalah 27,4oC dengan variasi yang relatif lebih besar antara 6,5oC sampai 10,4oC. Curah hujan tahunan meningkat pada periode tahun 2000 – 2008 yang didominasi oleh curah hujan antara 2.000 – 3.000 mm, hujan bulanan berpola hujan hutan tropis kecuali di wilayah Muara Ancalong dan tipe hujannya berupa tipe ekuatorial. Pergeseran indek iklim terjadi di beberapa wilayah dan intensitas curah hujan harian maksimum pada periode tahun 1986 – 2008 didominasi oleh hujan lebat. Kondisi ENSO yang mencakup El-Nino dan La-Nina di DAS Mahakam selama periode tahun 1986 – 2008 didominasi oleh El Nino bila dibandingkan dengan La Nina, selain itu korelasi antara ENSO dan curah hujan di DAS Mahakam tidak memiliki pola hubungan yang jelas. Jika menggunakan baseline periode 2010 yakni 28,1oC, maka pada periode 2080 akan diperoleh suhu udara rata-rata pada skenario B1 (emisi rendah) = 29,9oC, skenario A1B (emisi sedang) = 30,7oC dan skenario A2 (emisi tinggi) = 31,0oC. Pada periode yang sama, apabila baseline curah hujan tahunan periode 2010 = 2.467,9 mm, maka curah hujan periode 2080 diperkirakan pada skenario B1 = 2.707,9 mm, skenario A1B = 2.827,9 mm dan skenario A2 = 2.557,9 mm. Pada dekade 1990, 2000 dan 2010 terjadi kenaikan nilai CN (Curve Number) yang disebabkan oleh tutupan hutan semakin berkurang, sebaliknya tutupan semak belukar dan lahan terbuka semakin meluas. Apabila didasarkan atas proyeksi curah hujan dan perubahan tutupan lahan tahun 2004 dan 2011, maka pada periode 2080 proyeksi besarnya retensi 117,3 mm dan hujan efektif pada skenario B1, A1B dan A2 berturut-turut sebesar 2.572,9 mm, 2.691,8 mm, dan 2.422,3 mm. Hujan efektif tersebut setara dengan debit aliran sebesar 2,07×1011 m3/tahun, 1,98×1011 m3/tahun dan 1,86×1011 m3/tahun. Sehubungan dengan trend naiknya curah hujan akibat perubahan iklim, kecenderungan ENSO dan perubahan penggunaan lahan, sehingga perlu mendorong pengelolaan DAS Mahakam dengan pendekatan antisipasi, mitigasi dan adaptasi yang terintegrasi. Program atau kegiatan yang penting antara lain mengintegrasikan upaya konservasi dan pengendalian daya rusak air dalam mendukung ketersediaan air melalui pemanenan air hujan, pembangunan sistem peringatan dini melalui perkuatan sistem jaringan hidrologi, monitoring perubahan penggunan lahan, pengembangan kapasitas kebijakan dan masyarakat dalam adaptasi perubahan iklim.

  • Detail:

– Judul Buku : Identifikasi Perubahan Iklim dan Neraca Air di DAS Mahakam

– ISBN : 978-623-88440-3-6

 Kepengarangan : 

– Penulis : Dr. Mislan, M.Si

– Editor : Ir. Eko Wahyudi, M.Tech

– Penyunting : Nur Alif Fadillah, S.S

– Desain & Layout : Ramita Aprilia, A.Md. Ds & Dyah Juliani Saputri Nur, A.Md.Ds

Scroll to Top
×