Resensi

Buku ini lahir dari keinginan untuk kembali menyentuh hati itu. Untuk mengingatkan bahwa guru bukan hanya penyampai pengetahuan, bukan juga sekadar pelaksana kurikulum, melainkan penjaga pertumbuhan manusia.
Dalam perjalanan saya berbincang dengan banyak guru, saya melihat sesuatu yang sama: mereka mencintai murid-muridnya. Kadang cinta itu terlihat dalam tawa dan pelukan. Kadang ia diam dalam kesabaran. Kadang ia muncul dalam air mata yang jatuh pelan setelah siswa pulang. Dan cinta seperti itu tidak selalu mudah. Ia meminta ruang untuk pulih. Ia meminta keberanian untuk jujur. Ia meminta kebijaksanaan untuk tetap lembut walau dunia terasa keras. Buku ini tidak menawarkan metode cepat. Tidak menawarkan rumus menjadi guru ideal. Tidak memberi daftar langkah-langkah sukses di kelas. Yang ingin buku ini hadirkan adalah ruang untuk berhenti sejenak. Untuk menarik napas. Untuk meraba kembali niat awal mengajar. Untuk merawat luka yang mungkin telah lama tidak tersentuh. Untuk mengingat bahwa menjadi guru adalah perjalanan batin, bukan sekadar tugas profesi.



    • Detail :

– Judul Buku:

GURU JUGA MANUSIA

– Penulis:

 Djoko Iriandono, S.E., M.A.

– Editor:

Wisynu Aji Indro Asmoro, M.H.

Scroll to Top